Kenapa Dalam Taaruf Sebelum Menikah Lelaki Wajib Melihat Wanita?

Posted by Situs Cari Jodoh Terbesar on Jumat, 04 Agustus 2017

    Taaruf sebelum menikah - Jika ada sebuah pertanyaan yang terkait dengan kenapa wanita sunnah melihat laki-laki sedangkan laki-laki wajib melihat wanita saat taaruf sebelum menikah, bagaimanakah hal yang dibenarkan terutama menurut Islam? Memang pertanyaan semacam taaruf sebelum menikah ini terkesan sepele, namun kita akan bingung jika tidak mengetahui kebenarannya menurut agama yakni agama Islam. Oleh karenanya, mari simak diskusi taaruf sebelum menikah terkait dengan pertanyaan tadi.

    Melihat calon suami atau calon istri dalam Islam adalah disyariatkan. Jadi, bukan hanya laki-laki saja yang bisa melihat, namun wanita juga berhak melihat atau dengan kata lain tidak dilarang. Hal ini bertujuan supaya tidak ada istilah menyesal di kemudian hari lantaran salah pilih atau tidak tertarik terhadap pasangannya.
Nah, alasan mengapa dalam Islam disyariatkan untuk melihat satu sama lain ketika taaruf sebelum menikah adalah untuk memastikan bahwa kedua calon pengantin menikah atas dasar saling mencintai. Jadi diharapkan ke depannya tidak ada pihak yang merasa tertipu atau dirugikan hanya karena belum melihat wajah satu sama lain. Disamping itu, juga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang mungkin bisa saja terjadi setelah digelarnya pernikahan seperti perceraian karena Allah SWT membenci perceraian.

    Riwayat yang mengsyariatkan pihak laki-laki maupun perempuan untuk saling melihat saat taaruf sebelum menikah yakni sebagaimana diceritakan oleh Al-Mughirah bin Syu’bah RA saat akan melamar seorang perempuan lalu Nabi Muhammad SAW memberikan beliau saran dalam hadist yang artinya:
“Lihat dulu calon istrimu, karena itu akan lebih bisa membuat kalian saling mencintai.” (Ahmad 18154, Turmudzi 1110 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth.

Dari riwayat tersebut kini jelas sudah bahwa baik dari pihak lelaki maupun wanita disyariatkan untuk melihat satu sama lain dan adanya taaruf dimaksudkan agar kedua calon benar-benar memastikan untuk melanjutkan hubungan mereka menuju niat suci pernikahan. Apabila salah satu atau keduanya tidak cocok, maka sebaiknya niat untuk menikah diurungkan dan hal itu bisa didiskusikan bersama dengan cara dan ungkapan yang baik pula.

Blog, Updated at: 21.39.00

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Entri Populer